Jenazah Pria Asal Jakarta Tewas Gantung Diri di Bukittinggi Belum Diambil Keluarga

Jenazah
Terkait dengan jenazah pemuda asal Jakarta yang tewas gantung diri maka Polsek Bukittinggi, Sumatera Barat mengeluarkan pengumuman untuk menghubungi pihak keluarga.

“Pengumuman itu dikeluarkan karena belum kunjung ditemukannya keluarga dari korban diduga bunuh diri bernama lengkap Wahyu Anggara,” jelas Kapolsek Bukittinggi, Kompol Rita Suryanti, Jumat (29/7).

Rita menuturkan pengumuman dibuat terkait belum diketahuinya identitas keluarga korban gantung diri. Keluarga Wahyu Anggara sudah dicari sesuai data sementara dari keterangan saksi yang merupakan teman perempuannya.

“Pencarian identitas keluarga sudah kita upayakan dengan maksimal sesuai dengan prosedur kepolisian, namun belum ditemukan,” jelasnya.

Pencarian, kata Rita, juga sudah dilakukan lewat media sosial. Namun hasilnya masih nihil.

“Kami juga mencari melalui media sosial terkait dengan korban ini,” paparnya.

Dia meminta kepada warga yang mengenali korban atau keluarganya untuk dapat segera menghubungi pihak Kepolisian Polsek atau Polres Bukittinggi.

Jika sampai kurang lebih satu pekan kabar keberadaan keluarga korban belum juga ditemukan, maka kepolisian akan menyelenggarakan langkah pemakaman jenazah.

Saat ini, jasad Wahyu Anggara masih disemayamkan sementara di Kamar Jenazah RSAM Bukittinggi.

“Kami akan koordinasi dengan pihak RSAM Bukittinggi tempat Jenazah sekarang berada, dan pihak Dinas Sosial untuk proses pemakaman jenazah Wahyu Anggara,” jelasnya.

Berdasarkan berita sebelumnya, Wahyu Anggara ditemukan tewas gantung diri pada Jumat (22/7) di rumah kostnya di kawasan Mandiangin Kota Bukittinggi.

Wahyu Anggara memiliki perawakan kurus dengan tinggi badan 160 cm, kulit sawo matang, rambut ikal dan perkiraan daerah asal Jakarta Barat. Dia ditemukan tewas gantung diri di daerah Mandiangin diduga karena permasalahan dengan teman perempuannya.

Dia sempat meninggalkan surat wasiat sebelum melakukan aksinya. Wahyu menuliskan agar jangan diberitahu ke keluarganya dan minta dikuburkan di tempat yang layak.

Artikulli paraprakKeangkeran Jalan Cadas Pangeran Sumedang, Mitos Atau Fakta
Artikulli tjetërAkibat Aksi Tawuran di Cipondoh, 1 Orang Tewas dan 3 Pelaku Berhasil Ditangkap