Kegiatan Penting di Lima Tahun Kedepan, Pemkab Sukabumi Perlu Dana Cadangan Yang Harus di Persiapkan

SUKABUMI,jawabarat.indeksnews.com_DPRD Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, saat kegiatan Rapat Kordinasi (Rakor) dengan Badan Pengelolaan Keuangan Anggaran Daerah (BPKAD) dan Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kabupaten Sukabumi di Gedung Pendopo, pekan lalu (02/03/21), Mendapat tanggapan dari Fraksi PKS DPRD Anjak Priatama Sukma.

Informasi yang dihimpun dalam kegiatan yang pembahasan rakor yang dihadiri jajaran BPKAD dan Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Pemkab Sukabumi. Diantaranya membahas rencana akan diterbitkannya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pembentukan dana cadangan.

“Pemkab Sukabumi dinilai, membutuhkan dana cadangan mengingat akan dilangsungkannya 2 agenda kegiatan besar dalam lima tahun kedepan.Pasalnya, lima tahun kedepan akan ada kegiatan yang membutuhkan dana besar. Pertama Pilkada 2024 kemudian persiapan calon daerah otonomi baru (CDOB). Untuk menghadapi dua kegiatan tersebut, kalau mengandalkan tahun anggaran nanti, APBD dikhawatirkan akan terganggu,” kata Anjak Priatama Sukma, dilansir dari tatarsukabumi.id, Kamis (11/03/21) kemarin.

Dalam hal tersebut Anjak menjabarkan, Pemkab Sukabumi bisa berkaca dari Pilkada sebelumnya, hajat atau kegiatan pemilu yang memerlukan anggaran kurang lebih Rp 130 miliar. Hal penting yang perlu digaris bawahi, wacana pemisahan Sukabumi Utara dari Kabupaten Sukabumi induk yang dipastikan cukup menelan biaya yang cukup pantastis.

umat Islam

“Untuk dua agenda kegiatan besar tersebut, DPRD dan Pemkab Sukabumi sepakat untuk menyusun strategi salah satunya adalah dengan menyiapkan dana cadangan sebesar Rp 100 miliar. Kalau dijawab tahun sebelumnya pasti APBD berat, Maka dari itu, mulai dari sekarang untuk mempersiapkan atau menabung untuk dua kegiatan tadi. Mulai nabungnya nanti 2022 bisa diatasi,” kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi ini.

Lanjut Anjak, pada dana cadangan CDOB di rencanakan sampai 2027 dikisaran Rp 60 miliar. Lalu untuk kegiatan Pilkada sampai 2024 kita nabung Rp 40 miliar. Disinggung sikap yang diambil Pemkab Sukabumi dalam merespon wacana diterbitkannya Perda Dana Cadangan, Anjak menyatakan secara keseluruhan eksekutif dan legislatif menyepakati rencana ini.

“Respon bidang Tapem menyatakan belum ada kepastian kapan waktu DOB (daerah otonomi baru) mengingat masalah DOB melibatkan pertimbangan Pemprov dan Pusat. Keinginan mereka (Tapem) dari sekarang nabung supaya nanti waktunya tidak terlalu berat,” papar Anjak.

Wacana tersebut, Anjak memaparkan, dana cadangan ini nantinya akan disimpan di Bank dan tidak bisa digunakan sampai pelaksanaan kegiatan Pilkada maupun pembentukan DOB.

“Maka dari itu Perda disusun dari sekarang, supaya kepastian pasti mulai tahun ini, kisaran nominal nabung dari sekarang, berapa-berapanya bisa dilakukan berikut kajian kajian kegiatan lainnya,” tandas Anjak.**(CR-1/Red)

FB IMG 1615491632620

WhatsApp Image 2021 03 11 at 11.34.56 768x871 1

Artikulli paraprakPeringatan Isra Mi’raj di Tengah Pandemi, Ini Yang di Lakukan Jama’ah Al Istiqommah Desa Cijangkar Sukabumi
Artikulli tjetërKasus Dugaan Suap Puluhan Miliar di Ditjen Pajak, Menkeu Harus Bertindak