Pemerintah Kota Cilegon Akan Berlakukan Denda Rp 50 Juta Jika Merokok Sembarangan

Pemerintah Kota Cilegon Akan Berlakukan Denda Rp 50 Juta Jika Merokok Sembarangan
Pemerintah Kota Cilegon melalui Perda yang mengatur larangan merokok sembarangan, bagi masyarakat yang kedapatan merokok akan dikenakan sanksi tegas berupa denda hingga Rp 50 juta.

Hal ini dituangkan melalui Rapat Paripurna DPRD Kota Cilegon pada Senin, 1 Agustus 2022 pagi. Dengan disahkannya Perda tentang Kawasan Tanpa Rokok, maka ada beberapa tempat publik di Cilegon yang harus bebas dari asap rokok.

Denda terhadap warga yang merokok secara sembarangan tertuang dalam Perda tentang Kawasan Tanpa Rokok pasal 35.yang berbunyi  “Setiap orang yang dengan sengaja melanggar larangan Kawasan Tanpa Rokok dipidana denda paling banyak Rp 50 juta”.

Sementara pada pasal 36 berbunyi, setiap orang yang mengiklankan produk tembakau di media luar ruang dan atau mensponsori suatu kegiatan lembaga dan atau perorangan yang tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 dan Pasal 16 dipidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 7,5 juta.

Ketua DPRD Kota Cilegon Isro Mi’,raj mengatakan, Perda tentang Kawasan Tanpa Rokok merupakan Perda inisiatif DPRD Kota Cilegon.

Setelah disahkan, Perda tentang Kawasan Tanpa Rokok selanjutnya harus melalui tahap evaluasi di Pemerintah Provinsi Banten, kemudian setelah itu ada penomoran dari Pemkot Cilegon.

“Sudah konsekuensi, nanti kita akan siapkan ruangan khusus merokok,” kata Isro, Senin, (1/8/2022).

Sebelumnya, kata Isro, Peraturan Walikota atau Perwal Kawasan Tanpa Rokok sudah ada, dan diperkuat dengan Perda yang kekuatan hukumnya lebih kuat.

“Perda bisa menjadi bahan untuk seseorang atau badan dituntut apabila melanggar aturan tersebut,” terangnya.

Isro mengaku akan selalu mengawasi implementasi Perda tentang Kawasan Tanpa Rokok.

Walikota Cilegon Helldy Agustian mengaku siap mengimplementasikan Perda tentang Kawasan Tanpa Rokok.

“Perda harus diterapkan. Nanti kita akan bahas secara keseluruhan, penetapan harus sesuai aturan, nanti ada ruangannya untuk merokok,” ucapnya.

Helldy juga memberikan apresiasi kepada DPRD Kota Cilegon yang telah menginisiasi penyusunan Raperda tentang Kawasan Tanpa Rokok dapat disusun dengan tujuan melindungi masyarakat maupun perorangan.

Artikel SebelumnyaMasyarakat Meyakini Gus Samsudin Memiliki Ilmu Kulhugeni Dalam Pengobatan Spiritual
Artikel BerikutnyaPernikahan Sedarah di Tangerang Berakhir Tragis, Junaesih Tewas Ditangan Suaminya