Kerumunan Orang Kerap Membludak, Citayam Fashion Week Butuh Ruang Publik

Kerumunan Orang Kerap Membludak, Citayam Fashion Week Butuh Ruang Publik
Jakarta – Aksi Citayam Fashion Week di Dukuh Atas, Jakarta, menuai pro dan kontra karena melakukan catwalk di zebra cross. Masalahnya, mereka melakukan catwalk di atas zebra cross di jalan yang masih menjadi akses kendaraan bermotor.

Aksi Citayam Fashion Week ini sempat mengganggu kelancaran lalu lintas. Apalagi, penonton catwalk juga banyak yang sampai turun ke badan jalan. Bahkan, pengguna jalan di lokasi tersebut mengaku kesulitan untuk lewat.

Selain mengganggu lalu lintas, kegiatan fashion week di zebra cross yang masih terdapat kendaraan bermotor yang berpotensi memiliki risiko kecelakaan.

Praktisi keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana, mengukapkan kemungkinan masih ada kelalaian dari pengguna kendaraan bermotor saat melintasi kawasan ‘SCBD’ atau Sudirman Citayam Bojonggede Depok di Dukuh Atas, Jakarta, tersebut.

“Kreativitas mereka harus disalurkan dengan memindahkan ke area yang lebih aman. Kenapa? Karena mereka menggunakan area jalan itu sangat berbahaya. Zebra cross memang digunakan untuk menyeberang jalan, tapi dengan cara cepat dan bukan untuk gaya. Ingat! di situ ada kendaraan yang mesinnya dalam kondisi hidup dan posisi gear-nya belum tentu netral. Ini bahaya yang tidak terprediksi,” kata Sony seperti dikutip dari detikcom, Senin (25/7/2022).

Menurut Sony, kelalaian pengemudi kendaraan bermotor juga harus diantisipasi. Sebab, banyak kecelakaan yang diakibatkan oleh ketidaksengajaan pengemudi.

“Karena tidak sengaja dari pengemudi. Yang paling sensitif itu pedal (gas) terinjak atau salah injak pedal (harusnya menginjak pedal rem jadi menginjak pedal gas),” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan lokasi lain untuk memfasilitasi kegiatan gelaran busana itu.

“Nanti kami carikan tempat, tadi kami diskusikan juga sama semua yang terkait, termasuk sama anak-anak, nanti kami carikan tempat,” kata Riza, Sabtu (23/7/2022).

Sejumlah tempat telah diusulkan untuk merespons kurangnya ruang publik remaja untuk berekspresi melalui Citayam Fashion Week ini, di antaranya Monas, Senayan, hingga Sarinah.

Sebagian dari kita pasti sudah tidak asing dengan istilah Paris Fashion Week. Seperti yang telah diketahui, dalam ajang tersebut orang-orang akan memamerkan gaya fashion mereka di jalanan kota Paris.

Tren tersebut kemudian juga dilakukan oleh sekelompok anak muda di Kawasan Sudirman, Jakarta Pusat. Mereka sengaja berkumpul dan nongkrong di kawasan tersebut untuk unjuk gaya berbusananya masing-masing.

Para ABG yang berada di lokasi banyak yang menggunakan pakaian dengan model dan merk tertentu. Mereka saling  beradu gaya dan mengaku menjadi paling keren dalam ajang fashion yang diselenggarakan ini. Tak jarang aksi saling ledek pun banyak terjadi antara mereka.

Kawasan Sudirman, khususnya di Dukuh Atas dipilih sebagai tempat pamer gaya fashion. Lokasi itu dipilih,  karena memang dikenal memiliki lanskap yang ramah pejalan kaki.

Kawasan tersebut juga memiliki berbagai fasilitas ruang publik yang memadai untuk kemudian dijadikan tempat berkumpul bagi beberapa komunitas masyarakat dari berbagai latar belakang yang berbeda.

Fenomena ini awalnya muncul ketika ada banyak konten video di media sosial khususnya TikTok yang menampilkan beberapa wawancara suatu akun dengan para anak muda yang tengah asyik nongkrong dan berkumpul dengan teman-temannya di sekitaran Sudirman.

Mereka mengaku berduyun-duyun pergi ke Jakarta Pusat untuk sekedar bermain, bersantai dan bersosialisasi. Selain itu, sekelompok anak muda tersebut juga mencari pasangan melalui ajang Citayam Fashion Week ini.

Meski demikian, adanya ajang Citayam Fashion Week ini menjadi sorotan masyarakat sekitar terutama para pekerja yang berada di daerah Sudirman. Sebagian dari mereka mengaku terganggu dengan andanya segerombolan anak muda yang terkadang memilih duduk di trotoar jalan Sudirman sampai memenuhi setengah kawasan jalan.

Artikel SebelumnyaKronologis Pencurian Motor di Parkiran PT Asahimas Chemical Kota Cilegon
Artikel BerikutnyaPenumpang KRL di Stasiun Tanah Abang dan Sudirman Meningkat