Nabu Tanggapi Hembusan Roberto Pengacara PP dan MN Penyebar Video Syur Nobu Lima Kali Hubungan Badan Dengan Gisel, Itu Ngarang

JAKARTA, banten.indeksnews.com-Michael Yukinobu De Fretes alias Nabu angkat bicara terkait tuduhan hubungan badan sama Gisella Anastasia alias Gisel sudah dilakukan sebanyak lima kali.

Nabu dengan santai menanggapi kaitan pertanyaan awak media hubungan badan lima kali bersama Gisel. Nabu bahkan menganggap kabar yang dihembuskan oleh Roberto Sihotang selaku pengacara penyebar video syur, PP, dengan sebuah dagelan.

“Klain saya Nobu sih ketawa-tawa saja menanggapi hal hubungan badan tersebut. Dia sudah tahu, Indonesia memang seperti itu kan, suka ngarang-ngarang. Orang dagelan semua,” kata Irwansyah Putra kuasa hukum Michael Yukinobu De Fretes alias Nabu, Sabtu 17 Juli 2021.

Nabu
Foto Ilustrasi : Video Syur Gissel dan Nabu.

Irwansyah sebagai kuasa hukum Nabu sendiri mengaku sudah melakukan cek dan ricek terkait pernyataan Roberto. Hasilnya, perkataan yang dilontarkan Roberto tak sesuai dengan fakta di persidangan.

“Nah, itu nggak ada itu, Mana mungkin ada orang mengaku udah melakukan. Nggak ada itu, ngarang dia, mana mungkin si Gisel dalam BAP saja nggak ada pengakuannya dia ‘sudah melakukan lima kali kok’. Masak ngarang-ngarang di pengadilan,” tungkas Irwansyah.

Sebelumnya, Roberto Sihotang mengaku kecewa atas vonis sembilan bulan penjara dan denda Rp 50 juta yang diberikan majelis hakim kepada kliennya. Sebab dia menilai PP hanya mengunggah screenshot atau tangkapan layar dari video tersebut, bukan menyebarkannya secara masif.

Nabu
Foto Dok : Gissel saat diwawancara awak media atas kasus video syurnya.

“Berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan, Gisella Anastasia alias Gisel lah yang pertama kali mengirim video syur itu ke Nobu,” papar Irwansyah.

Roberto juga mengungkap Gisel dan Nobu tak sekali berhubungan intim. Katanya, ibu satu anak itu di muka sidang mengakui lebih dari 5 kali berhubungan badan dengan Nobu.

“Mereka berhubungan intim kalau diungkap di fakta persidangan ada mungkin sekitar lima kali. Tapi video yang tersebar ya video yang 19 detik itu, tapi nggak semuanya mereka rekam,” kata Roberto.

Diberitakan sebelumnya, PP dan MN selaku penyebar video syur Gisel dan Nobu divonis 9 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Selain itu, kedua terdakwa juga dikenakan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan penjara.

Bila MN dan PP telah divonis, berbeda dari Gisella Anastasia dan Nobu. Kedua pelaku video tersebut hingga kini nasibnya belum jelas meski telah ditetapkan menjadi tersangka.

Gisel dan Nabu sempat diwajibkan menjalani wajib lapor setiap Senin dan Kamis. Berkas Gisel juga sempat dilempar ke Kejaksaan, namun kemudian di kembalikan ke polisi karena dianggap belum lengkap oleh pihak Kejaksaan.**

Artikulli paraprakLapas Kelas II B Warungkiara Sukabumi, Tutup Program Rehabilitasi Sosial TC Tahun Anggaran 2021
Artikulli tjetërFasilitator Jadi Ujung Tombak Keberlanjutan Program Pamsimas 2021 di Jawa Barat