Pekerja seks Komersial Brasil berdemonstrasi minta vaksin Covid-19

Pekerja seks Komersial Brasil berdemonstrasi minta vaksin Covid-19
PSK BRASIL TUNTUT VAKSIN COVID 19 ft AFP
JAKARTA,banten.indeksnews.com – Pekerja seks komersial di kota Belo Horizonte, Brasil, berdemo selama sepekan menuntut supaya segera mendapat vaksinasi virus Covid-19.

Ribuan Pekerja seks komersial di negara bagian itu terpaksa kembali menjajakan diri di jalanan selama pandemi Covid-19, karena seluruh hotel ataupun tempat penginapan ditutup.

“Kami juga berada di garis depan, menjadi motor penggerak perekonomian dan juga masuk kelompok rentan. Kami juga ingin divaksinasi,” kata Presiden Perhimpunan  Pekerja seks Komersial Negara Bagian Minas Gerais, Cida Vieira, dilansir AFP, Rabu (7/4/2021).

Vieira dan sejumlah rekan PSK menggelar demo di sepanjang jalanan kawasan penginapan di kota itu dengan membentangkan poster berisi tuntutan dan aspirasi mereka.

“Kami juga bagian dari kelompok yang harus diutamakan karena kami harus berurusan dengan berbagai macam jenis orang dan karena hal itu kami juga rentan,” ujar seorang PSK yang berdemo, Lucimara Costa.

Mereka berharap proses vaksinasi kelompok itu selesai pada paruh pertama tahun ini. Akan tetapi, sejumlah ahli memperkirakan jadwal itu kemungkinan meleset dan baru bisa selesai pada September mendatang karena ketersediaan vaksin yang terbatas.

Negara Bagian Minas Gerais adalah salah satu wilayah di Brasil yang mengalami gelombang kedua virus corona. Namun, jumlah kematian di negara bagian itu termasuk yang paling rendah, yakni 121 orang.

Tercatat pemerintah Brasil baru mengutamakan vaksinasi kepada tenaga medis, guru, lansia, suku asli dan penduduk dengan penyakit bawaan. Jumlahnya mencapai 77 juta orang.

Sementara itu secara keseluruhan, jumlah korban meninggal akibat virus corona di Brasil mencapai lebih dari 332 ribu orang. Jumlah itu adalah yang terbanyak kedua di dunia setelah Amerika Serikat.

Artikulli paraprakBupati Serang Raih Penghargaan Kemenkes, Dinilai Sukses Dalam Program Eradikasi Frambusia
Artikulli tjetërKepala Dinkes Pandeglang Tak Transparan, Sejumlah Aktivis Mahasiswa Meminta Mundur