Penyidikan Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Istri Ferdy Sambo Dihentikan

Pelecehan Seksual
Penyidikan dugaan pelecehan seksual dan ancaman kekerasan yang dituduh dilakukan Brigadir Nofriansyah Yoshua (Brigadir J) terhadap istri Irjen Ferdy Sambo berinisial PC dihentikan.

Dihentikannya penyidikan kasus pelecehan seksual ini disampaikan langsung oleh Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi.

“Perkara ini (pelecehan seksual) dihentikan  penyidikannya, karena tidak ada unsur pidana,” ujar Andi, Jumat (12/8) malam.

Andi menegaskan bahwa bareskrim polri saat ini tengah menangani kasus pembunuhan berencana yang menjerat eks kadiv propam, irjen ferdy sambo.

Diberitakan sebelumnya, ferdy sambo mengaku dalam BAP bahwa alasan ia melakukan pembunuhan karena mendengar istrinya dilecehkan.

Hal ini diungkap Ferdy Sambo saat menjalankan pemeriksaan perdana menjadi tersangka pembunuhan Brigadir J. Dia diperiksa tim khusus Mabes Polri di Mako Brimob pada Kamis (11/8).

“Saya ingin menyampaikan satu hal bahwa di dalam keterangannya tersangka FS mengatakan bahwa dirinya menjadi marah dan emosi setelah mendapat laporan dari istrinya PC yang telah mengalami tindakan yang melukai hak dan martabat keluarga yang terjadi di Magelang yang dilakukan oleh almarhum Joshua,” ujar Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian.

Sebelumnya, Kepala Bareskrim Polri, Komisaris Jenderal (Komjen) Agus Andrianto mengatakan Tim Gabungan Khusus menemukan fakta tidak ada dugaan pencabulan, pelecehan seksual, dan ancaman kekerasan terhadap PC.

Kasus dugaan pelecehan seksual itu sebelumnya disebut sebagai awal mula peristiwa yang berujung pada pembunuhan Brigadir J, di rumah dinas Irjen Sambo, di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan (Jaksel). Fakta Timsus muncul dari supervisi dan pengawasan yang dilakukan atas kasus yang menewaskan Brigadir J.

Kekosongan fakta tersebut, dinilai menguatkan langkah Polri, untuk secepatnya melakukan evaluasi, agar pelaporan dari Irjen Sambo, dan istrinya itu, disetop penyidikannya.

“Kalau faktanya (dugaan pelecehan, dan kekerasan terhadap PC), nggak ada, ya mau diapakan kasusnya,” kata Agus, Rabu (10/8/2022).

Artikel SebelumnyaGus Samsudin Ngeles Saat Ditantang Denny Sumargo Uji Kesaktian
Artikel BerikutnyaTimnas Indonesia U16 Juara Piala AFF U-16 2022 Usai kalahkan Vietnam 1-0