Pimpinan Aliran Hakekok Diamankan, Polisi Temukan BB Jimat, Kitab Juga Kondom

PANDEGLANG,banten.indeksnews.com_ Penanganan kasus dugaan aliran sesat Hakekok yang terungkap saat sedang melakukan ritual ajaran sesat. Polisi berhasil mengamankan 16 orang pada saat itu di wilayah Perkebunan Sawit PT. Globalindo Agro Lestari (GAL), di Desa Karang Bolong, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Kamis (11/3/21) lalu.

Dalam penanganan yang dilakukan Polres Pandeglang dari para anggota pengikut aliran Hakekok, menemukan beberapa barang bukti. Salah satunya kediaman pemimpin dari aliran Hakekok bernama Bah Arya.

“Ya, ditemukan barang bukti seperti jimat, pusaka, kitab hingga alat kontrasepsi, di salah satu kediaman pemimpin aliran Hakekok tersebut,” kata Kapolres Pandeglang AKBP Hamam Wahyudi, Minggu (14/03/21).

Diduga Aliran Sesat Dengan Ritual Bugil, Belasan Warga Pandeglang Diamankan

Menurut pengakuan Arya (pimpinan Hakekok), dia menyimpan jimat pusaka maupun kitab, agar terlihat memiliki kemampuan lebih yang dapat mempengaruhi pengikutnya.

“Ajaran kelompok Hakekok itu, kami tegaskan sesat. Sebab melihat cara mereka mandi bersama dengan yang bukan mahram saja sudah melanggar syariah Islam. Kalau ramai-ramai di tempat pemandiang sudah di luar syariah,” tegas Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banten A.M Romly.

Seperti pada pemberitaan sebelumnya, aliran Hakekok terkuat setelah sebanyak 16 orang tanpa busana berendam di rawa. Mereka terdiri dari laki-laki dan perempuan dewasa serta tiga anak-anak.

Mendapat kabar adanya terkait ritual para anggota aliran Hakekok ini, polisi di Mapolres Pandeglang langsung mengamankan mereka yang tengah menjalankan ritual mandi telanjang bersama.**

WhatsApp Image 2021 03 11 at 11.34.56 768x871 1

Artikulli paraprakKuota Vaksinasi Covid-19 Lansia Tangsel Telah Penuh
Artikulli tjetërKerja Bakti Pembangunan Masjid Yayasan Nuurus Syifa Qolbu Bambuapus Pamulang Tangsel