PLN Kerahkan Sekitar 1600 Personil Pulihkan Listrik Akibat Cuaca Ekstrem di Jawa Barat

PLN
Foto Ilustrasi.
BANDUNG,jawabarat.indeksnews.com_PLN terus berupaya memulihkan sistem kelistrikan di hari ketiga pasca cuaca ekstrem yang terjadi di Jawa Barat pada Minggu, (07/02/21) lalu. Dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan keselamatan warga masyarakat.

Informasi yang dihimpun, sampai dengan pukul 09.00 WIB di 6 wilayah PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, yakni Karawang, Indramayu, Purwakarta, Bekasi, Sumedang dan Cikarang, terpantau masih tergenang banjir.

“Petugas operasional yang diturunkan kurang lebih 1.600 orang personil untuk memulihkan kelistrikan akibat banjir di wilayah Jawa Barat,” ungkap Agung Nugraha, General Manager PLN Distribusi Jawa Barat.

Dari 432 gardu yang terdampak banjir, 332 diantaranya masih belum di operasikan. Sementara untuk pelanggan terdampak sebanyak 13.180 dari total 81.647.

“Sebagai pelanggan sudah menyala dan dapat menikmati kembali pasokan listrik, sisanya menunggu lokasi surut dan benar-benar aman untuk dialiri listrik kembali,” jelasnya.

Wilayah yang belum dioperasikan per pukul 09.00 WIB adalah, sebagian wilayah Indramayu (61 gardu dan 12.143 pelanggan), sebagian Bekasi (8 gardu dan 1.882 pelanggan), Sumedang (1 gardu dan 431 pelanggan), sebagian Purwakarta (165 gardu dan 36.124 pelanggan), sebagian Karawang (61 gardu dan 12.143 pelanggan),sebagian Cikarang (8 gardu dan 1.822 pelanggan).

“Masyarakat dapat menghubungi contact center PLN 123 atau memantau media sosial PLN di wilayah Jabar untuk mengetahui perkembangan daerah terdampak,” beber Agung.

Menurut Agung, lokasi tersebut belum dapat dilakukan pemulihan disebabkan air yang masih menggenang sehingga keselamatan masyarakat harus diutamakan. Dirinya juga menghimbau agar masyarakat selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan di musim hujan dan banjir.

Seperti mematikan instalasi listrik di rumah, mencabut semua peralatan elektronik dari stop kontak, dan apabila aliran listrik yang terkena air tidak padam dapat melaporkan melalui aplikasi New PLN Mobile. Agung juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh tim pemulihan jaringan yang terus bekerja keras dilapangan.

“Sebagai bentuk kepedulian kepada petugas yang bekerja keras di Lapangan PLN menyerahkan bantuan Bahan Makanan agar tetap kuat memulihkan kelistrikan di kondisi pandemi ini,” beber dia.

Selain itu melalui tim Yayasan Baitul Maal (YBM), PLN juga menyerahkan bantuan bahan makanan kepada warga Pagaden, Purwakarta seperti beras, mie instant, minyak goreng, biskuit, air mineral dan masker.

Sementara itu untuk wilayah Pamanukan masih terkendala akses yang sulit dilalui, pada hari ini akan didirikan dapur umum serta pendistribusian bahan makanan. Untuk wilayah lainnya yang terdampak sedang dilakukan pendataan terkait keperluan yang dibutuhkan warga.

“Terima kasih atas perhatian dan bantuannya dari PLN bantuan ini sangat bermanfaat untuk pengungsi disini. Saat ini banjir sudah mulai surut, mohon doanya supaya segera surut dan listrik bisa nyala di rumah kami,” kata Suherman Ketua RT yang juga menjadi pengungsi saat ditemui di lokasi Masjid Jamie Al-Jihad, Desa Kamarung, Pagaden.**

Artikulli paraprakWagub Banten Andika Hazrumy: Satgas Covid-19 Rutin Operasi Yustisi Protokol Kesehatan
Artikulli tjetërAset Benny Tjokro Di Banten Di Sita Kejagung Sebanyak 566 Bidang Tanah