PPKM Darurat Masih Tidak di Indahkan Pelaku Sektor Industri, Uu Razhanul Ulum Semua Ada Aturannya

JABAR, Banten.imdeksnews.com_Dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, khususnya pada pelaku sektor industri,
Uu Ruzhanul Ulum Wakil Gubernur (Wakgub) Jawa Barat, melakukan sidak ke PT. Bineatama Kayone Lestari dan PT Catur Wangsa Indah, yang berada di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu 7 Juli 2021 kemarin.

Dalam sidak secara tiba-tiba, Kang Uu sapaan akrab Wagub Jawa Barat, meninjau langsung praktik dan pelaksanaan penerapan PPKM Darurat, yang ditetapkan pelaku atau pengusaha di bidang sektor industri maupun produksi.

“Ya sidak ini sifatnya dadakan, berdasarkan informasi yang diterima dalam hasil rapat gugus tugas Covid-19 Provinsi Jabar, ternyata masih ditemukan ada masyarakat yang belum memenuhi aturan prokes. Selain itu, kami ingin mengetahui bagaimana aturan sektor industri yang kritikan, esensial, dan bagaimana aturan yang nonkritikal dan nonesensial dipatuhi atau tidak, itu semua ada aturannya dan wajib diperhatikan dijalankan,” ujar Uu Ruzhanul Ulum, Wakgub Jawa Barat, Kamis 8 Juli 2021.

PPKM
Foto Dok : Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum. 

Uu Ruzhanul menegaskan, berdasarkan aturan pemberlakuan PPKM Darurat, yang harus diperhatikan untuk sektor industri yang kritikal dan esensial bisa beroperasi dengan 50 persen penyerap tenaga kerja, sementara yang nonkritikal dan nonesensial, untuk sementara harus rela menutup produksinya akibat dampak pandemi.

“Ini termasuk yang nonkritikal dan nonesensial, jadi secara lugas sudah saya sampaikan ke pemilik perusahaan tadi, dan pemilik perusahaan sudah bersedia, bahwa ini harus ditutup untuk sementara waktu,” terang Uu Ruzhanul.

Wakil Gubernur Jabar juga menyampaikan apresiasi dan kelegowoan para pemilik perusahaan atas kesiapan dan ketaatan pada aturan PPKM Darurat. Meski harus memikirkan nasib kesejateraan pekerja selama menutup perusahaan dilakukan.

“Saya kira ini langkah yang bijak dan baik, bahwa perusahaan akan tetap memikirkan sisi kesejahteraan karyawan selama tutup sementara, hingga PPKM usai dipatuhi,” tegas Uu Ruzhanul.

Kang Uu Ruzhanul menegaskan, kehadirannya untuk sidak secara tiba-tiba kepada sejumlah sektor industri besar dalam pantauan penerapan PPKM Darurat adalah bukti keadilan bagi seluruh Indonesia.

“Dalam kondisi seperti ini, pemerintah jelas tidak ada atau tebang pilih, tidak ada memihak kepada pihak manapun atau kelompok yang lain, ini untuk kemaslahatan masyarakat bersama, supaya semuanya beres, Covid-19 di Jawa Barat segera bisa diakhiri,” tegas Kang Uu Ruzhanul.**

Artikel SebelumnyaPuluhan Tempat Tidur Disalurkan BUMD Pemprov Kepada RS Dustira, Gubernur Jabar Minta Pangdam Terjunkan Peran Babinsa
Artikel BerikutnyaPenangkapan Artis NR dan AB karena Narkoba, Warganet: Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie?