Pria Asal Cisarua, Ditemukan Dalam Kondisi Kurus Kering Di Fly Over Kebon Nanas Kota Tangerang

Pria Asal Cisarua, Ditemukan Dalam Kondisi Kurus Kering Di Fly Over Kebon Nanas Kota Tangerang
Seorang pria ditemukan dalam kondisi tubuh kurus kering di bawah kolong fly over Kebon Nanas, Kota Tangerang. Temuan itu sebagian Warga di media sosial dibuat geger.

Berdasarkan video yang diunggah akun Twitter @lilaccountz pada Rabu (3/8) itu, pria tersebut tak mengenakan baju. Kondisi badannya yang kecil, kurus, dan ringkih tergambar jelas.

Di bawah kolong fly over itu, ia seperti tinggal di sebuah gerobak yang terparkir di sampingnya. Beberapa pakaiannya dibiarkan berserakan di gerobak dan di sebuah alas yang ia gelar di kolong pinggir jalan tersebut.

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Mulyani mengatakan laporan terkait Orang Terlantar (OT) ini masuk pada Selasa, 2 Agustus malam pukul 21.00 WIB. Setelah itu, tim reaksi cepat (TRC) mendatangi lokasi untuk membawa pria tersebut ke RSUD.

Mulyani menjelaskan kondisi pria itu pada Selasa malam dalam keadaan sakit. Sebabnya tim Dinsos di awal penanganan fokus pada pemulihan kesehatannya lebih dulu.

“Tapi, secara identitas OT tidak punya, namun penanganan seluruhnya tetap ditanggung Pemkot Tangerang, dalam arti gratis,” kata Mulyani, Rabu, 3 Agustus 2022 dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan pada Rabu pagi pria tersebut sudah dalam kondisi yang lebih sehat dan dilakukan assesment oleh tim Dinsos. Pria tersebut diketahui bernama Iyos, 52 tahun, asal Cisarua, Bogor. Memiliki anak di Cianjur dengan nama Neng Roh dan suaminya Asep. Iyos memiliki adik bernama Ade di Cisarua.

“Sambil menunggu kesehatan yang lebih pulih, tim Dinsos akan berkoordinasi dengan Dinsos Cianjur untuk mencari keluarga yang bersangkutan. Sehingga, bisa ditindaklanjuti, apakah Dinsos Cianjur yang akan menjemput atau Dinsos Kota Tangerang yang akan antar ke sana. Bisa juga, keluarga yang mungkin mau langsung melihat kondisi Iyos,” katanya.

Mulyani menambahkan, Dinas Sosial akan melakukan pendampingan hingga orang terlantar tersebut berada pada keluarganya dan tiba di daerah asalnya.

“Ini sudah menjadi SOP Dinsos dalam menangani OT di lingkungan Kota Tangerang. Namun, jika OT tidak ditemukan keluarganya, atau sudah tidak memiliki keluarga, Dinsos juga memiliki Rumah Singgah untuk memfasilitasi kehidupan yang lebih layak dan produktif,” katanya.

Artikulli paraprakPria Gemuk Lebih Perkasa Di Ranjang, Dibandingkan Laki-Laki Kurus
Artikulli tjetërAnies Ganti Nama 31 RSUD Di DKI Jakarta Jadi Rumah Sehat