Puluhan Tempat Tidur Disalurkan BUMD Pemprov Kepada RS Dustira, Gubernur Jabar Minta Pangdam Terjunkan Peran Babinsa

BANDUNG, banten.indeksnews.com-Sebanyak tujuh puluh buah tempat tidur (bed) untuk rumah sakit, diperbantukan secara simbolis diberikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Jawa Barat, kepada Rumah Sakit (RS) Dustira, Rabu 7 Juli 2021.

Penyerahan bantuan puluhan tempat tidur/bed dari BUMD RS Dustira Bandung disaksikan secara langsung oleh Kang Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat, Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto beserta usur Pemkot Cimahi beserta Forkompinda.

Dalam kunjungannya ke RS Dustira, Ridwan Kamil mengatakan, dalam penguatan rumah sakit (RS) rujukan Covid-19, perlu dilakukan secara kepedulian bersama dan tumbuhnya jiwa saling bergotong royong.

“Semua pihak khususnya unsur BUMD Jabar, harus turun tangan menangani pandemi Covid-19. Dalam kondisi kedaruratan, kita terus berupaya mendahulukan yang sifatnya urgensi. Dengan segala dukungan semua pihak yang bisa kita lakukan. Dengan 70 bed untuk minimal menunjang pasien di Zona Bandung Raya ini, agar bisa segera terlayani dan tertanggulangi dengan cepat,” kata Kang Emil, sapaan karib Gubernur Jabar ini.

Kang Emil memastikan kepada pucuk pimpinan atau Kepala Biro BUMD Jabar untuk intensif melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk lebih menambah kekuatan yang dimiliki rumah sakit rujukan Covid-19, agar pelayanan dipastikan terkaper dan terlayani semua.

tempat tidur
Foto Dok : Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Kang Emil) saat berbincang dengan Pangdam III/Siliwangi.

“Kepala Biro BUMD dipastikan sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan maupun management RS untuk menambah kekuatan penunjang rumah sakit, yang hari ini tentunya mendapat tekanan perawatan pasien Covid-19 yang cukup besar dan mengalami peningkatan,” imbuh Kang Emil.

Disela itu, Kang Emil juga meminta dengan hormat kepada Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, untuk lebih memperkuat penanganan Covid-19, baik mulai di tingkat RT/RW, Desa hingga Kecamatan dengan memaksimalkan peran intensif anggota Babinsa disetiap pelosok desa.

“Untuk Panglima saya titip dan meminta untuk penguatan jaringan Babinsa ditingkatkan bawah. Pasalnya, dengan kejadian ada kasus 300 orang meninggal dunia saat isolasi mandiri (Isoma) diseluruh Indonesia dan sebanyak 90 orang itu berdomisili masyarakat di Jabar. Untuk itu, perlu adanya penanganan khusus seperti PPKM Mikro Darurat yang di terapkan hingga 20 Juli dinilai cukup efesien,” jelas Kang Emil.

Atas kejadian tersebut, secara pribadi maupun kepemerintahan provinsi, Kang Emil mengaku sedih mendengar data kasus Covid-19 saat ini.

“Mungkin ada arahan khusus dari Panglima minimal Babinsa bisa terus semangat memonitor khususnya di desa-desa. Sehingga jangan ada rakyat kita di Jabar yang meninggal dunia tanpa kehadiran negara. Saya kira itu penguatan yang harus diperkuat juga, untuk memutus mata rantai Covid-19,” seloroh Kang Emil.

Selain itu Kang Emil kembali meminta Pangdam III/Siliwangi untuk mengajak peran Babinsa dalam penanganan Covid-19 ketingkat bawah bisa terpantau dan terkendali oleh peran TNI. Gubernur Jabar ini juga secara lantang mengucapkan terima kasih kepada para prajurit TNI, khusus ahli medis/dokter, tenaga kesehatan, dan semua pihak yang terlibat, dengan tanpa lelah dan tak henti maupun keluhan dalam menangani atau merawat para pasien Covid 19 di RS Dustira.

“Untuk para tenaga dokter dokter, nakes, di RS Dustira untuk tetap semangat. Saya atas nama pemprov Jabar mengucapkan terima kasih mewakili suara masyarakat Jabar, baik yang dirawat maupun keluarga, semoga Allah SWT membalas semua pengorbanan dan pengabdian bela negara bapak/ibu di RS Dustira dalam menangani pasien Covid-19,” tegas Kang Emil.

Disamping itu, Gubernur Jabar (Kang Emil) mengingatkan dan mengintegrasikan Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana, untuk intens memonitoring penanganan Covid-19 di wilayah tutorial Kota Cimahi, termasuk memastikan Pemberlakuan PPKM Darurat di Kota Cimahi berjalan dengan sukses dan optimal.

“Khusus untuk Pak Wali Kota Cimahi, saya titip pesankan untuk terus turun kebawah masyarakat. Supaya kita tidak memperpanjang PPKM Darurat dan tidak lagi mendengar peningkatan kasus Covid-19, modal utama ketaatan prokes ditengah masyarakat menjadi kunci yang ya utama,” ucap Kang Emil.

tempat tidur
Foto Dok/Humas Pemprov Jabar : Saat menyerahkan bantuan tempat tidur untuk RS.

Ditempat terpisah, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto mengatakan, bantuan berupa puluhan set tempat tidur (bed) untuk rumah sakit, tentu sangat bermanfaat dan berguna untuk memperkuat pelayanan pasien Covid-19 di RS Dustira.

“Kami berharap, kita semua bisa membantu secara “All Out” dalam membantu pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menangani ataupun memutus Covid-19 dengan sebaik-baiknya dan segera teratasi dengan cepat,” tegas Nugroho Budi.

Nugroho Budi menuturkan, dengan adanya tambahan tujuh puluh tempat tidur (bed) rumah sakit, diharapkan dapat menambah kekompakan dari semua elemen dalam membantu menangani pandemi Covid-19.

“Tentu itu modal utama Kebersamaan yang terbangun dengan kokoh dan baik, fogether we can, saya yakin itu. Kalau kita semua kompak, kita solid, saya yakini akan secepatnya mengatasi wabah ini dengan baik. Oleh karena itu, kami selaku dari Pangdam Siliwangi, akan all out dalam hal ini untuk melaksanakan tugas kami menjadi garda terdepan dalam menanggulangi wabah Covid-19,” tungkas Nugroho Budi.(CR-2/Humas Pemprov)

Artikulli paraprakJeff Bezos Didaulat Orang Terkaya Dunia Versi Bloomberg Billionaires, Singkirkan Elon Musk di Posisi Tertajir ke-2 Dunia
Artikulli tjetërPPKM Darurat Masih Tidak di Indahkan Pelaku Sektor Industri, Uu Razhanul Ulum Semua Ada Aturannya