Satgas Covid-19 Kota Sukabumi Nyatakan Kelurahan Nanggeleng dan Selabatu Zona Merah

KOTA.SUKABUMI, banten.indeksnews.com-Satuan Tugas Covid-19 (Satgas Covid-19) Kota Sukabumi, Jawa Barat, merilis data terbaru zona risiko tingkat Kelurahan. Satgas mencatat 2 dari 33 Kelurahan di Kota Sukabumi, dinyatakan berstatus zona merah.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Dr Lulis Delawati, dua kelurahan yang tercatat Satgas Covid-19 dan dinyatakan “Zona Merah”, diantaranya Kelurahan Nanggeleng Kecamatan Citamiang dan Kelurahan Selabatu Kecamatan Cikole.

“Penentuan zonasi dilakukan setiap pekan. Salah satunya kedua kelurahan tersebut dinyatakan zona merah dari penilaian yang dilakukan 28 Juni – 4 Juli 202q (Tim Satgas Covid-19), Untuk perkembangan minggu nananti dinilainya (lagi),” ujar Lulis Delawati, dilansir sukabumi update, Rabu 6 Juli 2021.

Lulis Delawati memaparkan, penentuan status zona merah sendiri dilihat Satgas Covid-19 dari jumlah kasus aktif dan kematian diwilayah tersebut. Selain itu, Lulis mengungkapkan, ada dua kriteria yang menjadi dasar suatu kelurahan dinyatakan status zona merah.

“Yang dicatat Satgas Covid-19, pertama jumlah penambahan kasus per-minggunya lebih dari 10 dan kematian lebih dari satu kasus. Kedua, penambahan kasus per minggu lebih dari 30 dan kematian satu kasus,” beber Lulis.

Untuk Kelurahan Selabatu, Satgas mencatat sedikitnya 32 kasus dan satu kasus kematian, sedangkan Kelurahan Nanggeleng sebanyak 42 kasus dan satu kematian.

“Untuk intervensi penanganan di kedua kelurahan tersebut, diserahkan ke masing-masing aparat setempat sesuai ketentuan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM mikro darurat),” beber Lulis.

Selain itu, masih kata Lulis, dari jumlah 24 kelurahan lainnya, ditetapkan berstatus zona orange dan tujuh lainnya dinyatakan zona kuning. Meski pekan sebelumnya, dua kelurahan yang dinyatakan berstatus zona merah.

“Meski pekan sebelumnya Kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole, dan Kelurahan Dayeuhluhur Kecamatan Warudoyong juga dinyatakan zona merah. Namun saat ini, kedua kelurahan tersebut masuk kedalam zona orange,” tandas Lulis.*(CR-1/Red)

 

Artikel SebelumnyaBPP Dispertan Kec Cisaat Sukabumi Uji Coba Pengkajian IP.400, Bisa Tanam Padi Empat Kali Dalam Setahun
Artikel BerikutnyaBupati Cianjur Ancam Cabut Izin Operasional Rumah Sakit Dokter Hafidz, Berani Tolak Pasien Covid-19