Seorang Pria di Pandeglang Diamuk Massa karena Nekat Curi Sebuah Mobil

Pandeglang
Illustrasi
Seorang pria di Pandeglang, Banten, babak belur diamuk massa Ketika ia nekat mencuri sebuah mobil dan menghajar pengendara.

Pria berinisial D (30) ini merupakan warga Kampung Pasirnangka, Desa Kramatjaya, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang.

Peristiwa itu berawal ketika pelaku datang ke Kampung Cuteluk, Desa Mangku Alam, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang bersama seorang rekannya menggunakan sepeda motor.

Sesampainya di kampung tersebut, rekan korban langsung pergi sedangkan pelaku mengamuk dengan mengacungkan sebilah golok dan melempari pengendara yang sedang melintas.

Sambil jalan sempoyongan, pelaku mengambil mobil L 300 milik Nardin dengan mengancam korban menggunakan sebilah golok. Tidak berhenti disitu, setelah berhasil mengambil mobil milik korban, pelaku kembali berhenti di Kampung Cangketek, Desa Oadasuka, Kecamatan Cimanggu dan kembali menyandra seorang warga menggunakan golok yang sama.

Warga yang geram dengan tingkah pelaku akhirnya berhasil mengamankan pelaku serta menganiaya pelaku hingga babak-belur dan mengalami luka di bagian muka. Mendengar adanya keributan, polisi yang datang ke lokasi langsung mengamankan pelaku guna menghindari amukan massa yang lebih parah lagi.

“Pelaku diduga dalam kondisi sedang mabuk soalnya begitu datang di lokasi pelaku langsung mengamuk dan melempari pengendara yang sedang melintas,” kata Kapolsek Cimanggu AKP Darwin Khairul Syafari, Selasa (12/4/2022).

Warga yang masih kesal dengan perbuat pelaku masih mengejar pelaku hingga ke Mapolsek Cimanggu, beruntung polisi mampu menenangkan warga yang marah dan membubarkan kerumunan massa.

“Pas sudah dibawa ke polsek massa masih mengikuti berikut pengendara yang kendaraannya dirusak oleh pelaku. Kalau pengendara yang kendaraannya dirusak pelaku datang ke polsek untuk melaporkan kejadian itu,” lanjut Darwin.

Saat ini polisi masih mendalami motif pelaku yang nekat mengambil kendaraan warga dan nekat mengancam warga menggunakan golok.

“Ini masih pendalam bagaimana motif pelaku, saat ini kami masih minta keterangan dari para korban. Kalau warga tidak ada yang terluka hanya kendaraannya saja yang mengalami rusak,” pungkasnya.

Artikulli paraprakInilah Manfaat Puasa untuk Kesehatan Mental
Artikulli tjetërPeraturan THR 2022 Karyawan Swasta, Kapan Cairnya?