Tabrakan Beruntun Di Tanjungsari Sumedang Korban Meninggal Jadi 2 Orang

Tabrakan Beruntun Di Tanjungsari Sumedang Korban Meninggal Jadi 2 Orang
DUMP TRUK Penyebab Kecelakaan Beruntun di Sumedang Ft istw
SUMEDANG,banten.indeksnews.com – Tabrakan beruntun yang terjadi di kawasan Alun-alun Tanjungsari, Sumedang, mengakibat korban tewas. Terbaru, korban tewas bertambah satu orang hingga totol terdapat dua korban jiwa dalam insiden maut tersebut.

Tabrakan beruntun yang melibatkan enam kendaraan terjadi di Jalan Raya Bandung-Cirebon, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (1/12/2020). Adapun korban tewas pertama, yakni Yani Mulyanam(55), tewas di tempat kejadian. Satu korban lainnya, yakni Naufal Fadlurrohman (18), menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang.

Naufal meninggal dunia akibat luka berat yang didapatnya dalam insiden tabrakan beruntun tersebut. “Korban meninggal dunia saat akan dimasukkan ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD),” kata Kabid Humas RSUD Sumedang Dahlan Indrayana melalui sambungan telepon.

Dahlan menyebut korban meninggal atas nama Naufal diketahui mendapat luka dibagian perut dan kakinya. “Korban mengalami luka tak beraturan pada pinggul hingga lutut kiri dan perut ,” katanya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Sumedang AKP Eryda Kusumah menyebut pihaknya masih mendalami penyebab kecelakaan, dengan memeriksa saksi dan sopir truk yang menabrak 5 kendaraan. Tak hanya dua korban meninggal, terdapat enam orang luka-luka akibat insiden itu.

“Untuk penyebab kecelakaan itu masih kita dalami. Nanti kan kita cocokkan dengan hasil olah TKP ataupun dari keterangan saksi dan juga keterangan si pengendara tersebut,” kata Eryda.

Pada kesempatan itu, Eryda juga meluruskan informasi yang menyebutkan ada delapan korban tewas dalam kecelakaan tersebut. “Beredar Informasi sebanyak delapan orang meninggal dunia akibat kecelakaan itu adalah hoaks. Tidak benar,” ucap dia menegaskan.

“Meninggal ada dua orang. Satu meninggal di TKP, kemudian yang satu meninggal dalam penanganan. Kemudian yang satu orang luka berat dan lima orang luka ringan. Jadi total ada delapan korban,” tutur Eryda.

Artikulli paraprakBNPB imbau masyarakat waspada letusan Gunung Semeru
Artikulli tjetërPerusahaan Langgar AMDAL, Izin Usaha Akan Dicabut