Label: brand expert

Brand Expert: Life after sun sets - lebih dahsyat daripada dorongan reward.

Brand Expert: Life after sun sets – lebih dahsyat daripada dorongan...

JAKARTA,banten.indeksnews,com - Brand Expert Kemarin hadir di persemayaman ibunya teman Franky Sibarani mantan Kepala BPKM. Namanya mantan Menteri, ribuan bunga dikirimkan mulai dari Menteri...
Brand Expert: Semester 2 tahun 2021 adalah era krisis likuiditas

Brand Expert: Semester 2 tahun 2021 adalah era krisis likuiditas

JAKARTA ,baten.indeknews,com - Brand expert Perusahaan besar properti asal China, Evergrande Group, sedang dalam masa krisis. Mereka memiliki utang segunung pada bank maupun investor.Jumlah...
Brand Expert: Telur ayam terjun bebas yang berdampak pada kerugian bagi peternak.

Brand Expert: Telur ayam terjun bebas yang berdampak pada kerugian bagi...

JAKARTA, banten.indeksnews.com- Brand expert Melihat fenomena ini, Pakar Peternakan IPB, Profesor Niken Ulupi menyebut telah terjadi ketidakseimbangan antara supply dan demand telur ayam. "Pengaruh buruk akibat...
Brand Expert: Ada sebuah Pembahasan menarik tentang ekonomi Indonesia, topik nya kemiskinan & ketimpangan.

Brand Expert: Ada sebuah Pembahasan menarik tentang ekonomi Indonesia, topik...

JAKARTA,banten.indeksnews.com- Barand Expert Pembahasan yang mau dikupas menurut saudagar nusantara, atau pengusaha syariah, ekonomi Indonesia sulit diatasi soal ketimpangan. Kenapa? Brand expert mengambil contoh Zaman old...
Brand Expert : Ada 3 dorongan hidup. Seumur umur kita memperoleh 3 dorongan hidup.

Brand Expert : Ada 3 dorongan hidup. Seumur umur kita memperoleh...

JAKARTA,banten.indeksnews.com - Brand expert menjabarkan sebagai berikut 1. Dorongan mencari makan. Dorongan motivasi ini sangat kuat sampai kita meninggal mungkin sifat atau motivasi ini...
Brand Expert: Konsep kekayaan abad XXI

Brand Expert: Konsep kekayaan abad XXI

JAKARTA, banten.indeksneqs.com- Brand expert Zaman jadul kekayaan beda dengan konsep zaman now. Dulu kekayaan itu adalah tabungan sehingga horang kaya identik tabungan nya banyak....
Brand Expert: Tahun 1980 saat lalu sama dengan 1939 ke tahun 1980

Brand Expert: Tahun 1980 saat lalu sama dengan 1939 ke tahun...

JAKARTA,banten.indeksnews.com - Brand expert Kegiatan manusia sebelum adanya listrik sangat merepotkan. Kegiatan sehari-hari harus dilakukan dengan mengandalkan kekuatan manusia, kuda, dan kincir angin. Kegiatan...
Brand Expert: Faktor Utama adalah ekonomi, Mata uang sekarang adalah cari sandaran. Siapa yang buta bersandar kepada yang buntung

Brand Expert: Faktor Utama adalah ekonomi, Mata uang sekarang adalah cari...

JAKARTA,banten.indeknews.com- Brand Expert Menjabarkan Dalam kenyataan zaman now semuanya serba sulit. Beberapa kondisi karir mengalami zig zag. Ibarat nya zaman old seorang Letkol karir...
Brand Expert: Kabinet Presidensiil atau parlementer?

Brand Expert: Kabinet Presidensiil atau parlementer?

JAKARTA, banten.indeksnews.com- Brand Expert melihat Politikus Partai Demokrat Benny K Harman mengaku sependapat dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri yang...
Brand Expert Pembahasan Komisi XI DPR RI hingga saat ini masih terus alot.

Brand Expert Pembahasan Komisi XI DPR RI hingga saat ini masih...

JAKARTA, banten.indeknews.com- Brand Expert melihat pembahasan perpajakan di DPR RI Komisi XI DPR RI hingga saat ini masih terus membahas terkait revisi Undang-Undang Nomor...
Brand expert : Apakah itu kekuasaan?

Brand expert : Apakah itu kekuasaan?

JAKARTA, banten.indeksnews.com- Brand expert berpendapat Bagi beberapa orang kekuasaan dianggap hirarki. Katakan dalam tentara ada perwira, perwira menengah, dan perwira tinggi. Semakin tinggi semakin sakti....
Brand Expert: Proyek Tehnologi Pangan Yang Dikerjakan Banyak Namun Sampai Saat ini Tidak Ada Yang Selesai

Brand Expert: Proyek Tehnologi Pangan Yang Dikerjakan Banyak Namun Sampai Saat...

JAKARTA, banten.indeksnews.com- Brand expert Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bercerita dirinya sempat mendapatkan pertanyaan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) perihal perkembangan teknologi...
Brand expert : Mengapa kok kita takut?

Brand expert : Mengapa kok kita takut?

JAKARTA,baten.indeknews.com- Brand expert Iyalah. Menurut Jauhari Menteri sosial, dia bilang : "Ampunilah penderitaan kami dengan membebaskan saya dari segala dakwaan". Oleh karena itu ada...
Brand expert : Youtuber Richard Lee terjerat kasus akses akun ilegal dan menghilangkan barang bukti.

Brand expert : Youtuber Richard Lee terjerat kasus akses akun ilegal...

JAKARTA, banten.indeksnews.com- Brand expert mengabarkan Kasubdit IV Tipidsiber Polda Metro Jata, Kompol Rovan Richard Mahenu mengatakan, YouTuber Richard Lee ketahuan memposting di akun Instagram...
JAKARTA, banten.indeksnews.com- Pandemi Corona membuat Negeri ini mengalami kondisi utang makin mendalam karena tak seimbang dengan pendapatan. Ekonom INDEF Riza Annisa Pujarama menyoroti keuangan pemerintah yang sejak sembilan tahun terakhir mengalami defisit. Sejak awal pandemi pada 2020 hingga sekarang, kondisi keseimbangan primer semakin menurun tajam. "Bisa dikatakan pemerintah dimasa pandemi membayar utang dengan menarik utang baru seperti gali lubang tutup lubang," kata Riza dalam sebuah diskusi virtual, Selasa, (10/8). Keseimbangan primer merupakan selisih antara nilai pendapatan pemerintah dengan pengeluaran untuk belanja di luar pembayaran untuk bunga utang. Keseimbangan primer negatif bila pendapatan negara lebih kecil dibandingkan belanja atau mengalami defisit. "Terjerat Utang, Gali Lubang Tutup Lubang" Statement ini bisa ya bisa tidak. Karena konsep uang simpanan & utang berlawanan, itu konsep jadul. Konsep seperti itu disebut zero sum game, ada yang untung dan rugi. Zaman sekarang beda, uang bukan simpanan, namun adalah utang kredit bank debt based economy. Oleh karena itu, World bank dan negara-negara donor pasti untung. Demikian negara Indonesia dipaksa naik menambah jumlah suplai uang beredar, berasal dari utang kredit World bank, debt. Arah nya sudah satu arah tidak bisa mundur dipaksa terus naik naik naik. Sekali tersedak langsung krisis moneter. Sekarang gejala krisis moneter sudah menunjukkan gejala kondisi tingkat bunga kredit naik secara praktek de facto sekitar 20% per tahun. Iklan KPR memang ada yang Bunga 4% namun itu subsidi harga developer. Anda cari refinancing atau pasar sekunder sudah kering. Ratusan ribu pedagang pasar-pasar sudah tutup kebutuhan modal membengkak pasar uang kering

Brand expert : Pandemi corona membuat Indonesia makin terjerat utang

JAKARTA, banten.indeksnews.com-  Brand expert Pandemi Corona membuat Negeri ini mengalami kondisi utang makin mendalam karena tak seimbang dengan pendapatan. Ekonom INDEF Riza Annisa Pujarama...
- Advertisement -
Cek Visi Misi Kedua Paslon Pilkada Serang 2020

Cek Visi Misi Kedua Paslon Pilkada Serang 2020

Serang, banten.indeksnews.com - Sudahkah Anda mengetahui Visi Misi dari pasangan calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Serang yang akan dilaksanakan, Rabu, 9 Desember...