Ukraina Lakukan Serangan Balik Usai Rebut Kota Yang Dikuasai Rusia

Ukraina Lakukan Serangan Balik Usai Rebut Kota Yang Dikuasai Rusia
Serangan balik yang dilakukan angkatan bersenjata Ukraina kembali merebut sejumlah wilayah di bagian selatan yang diduduki pasukan Rusia, di antaranya kota Kherson.

“Angkatan bersenjata Ukraina telah melancarkan serangan mereka di beberapa daerah di selatan,” tegas Kepala Pemerintahan Regional, Yaroslav Yanushevych, di aplikasi Telegram, dikutip AFP, Selasa (30/8/2022).

“Kami meminta penduduk Kherson untuk mengikuti instruksi keselamatan, tetap dekat dengan tempat perlindungan dan jauh dari posisi Rusia,” tambahnya.

Hal sama juga ditegaskan seorang wakil lokal dan penasihat gubernur regional wilayah Kherson, Sergey Khlan. Ia berbicara pada saluran TV Ukraina Pryamyi.

Menurutnya artileri yang kuat telah ditembakkan di seluruh wilayah posisi musuh. Jet tempur Ukraina juga beroperasi di sepanjang garis depan.

“Ini adalah pengumuman dari apa yang kami tunggu-tunggu sejak musim semi. Ini adalah awal dari berakhirnya pendudukan wilayah Kherson,” katanya.

“Apa yang terjadi sekarang adalah awal yang seimbang dari serangan balasan,” tegasnya.

Di wilayah selatan, Kherson menjadi kota vital. Rusia merebutnya saat memulai invasi, 3 Maret.

Ini akibat kedekatannya dengan pangkalan militer Rusia di Krimea. Wilayah Krimea awalnya adalah milik Ukraina namun dianeksasi Rusia sejak 2014.

Khlan yakin Ukraina memiliki “keuntungan” saat ini dalam serangan. Apalagi beberapa pekan terakhir jembatan di wilayah tersebut telah dihancurkan, dalam upaya untuk menghambat logistik militer Rusia.

Sementara itu, media Ukraina mengutip juru bicara komando tentara selatan Natalia Gumeniuk yang mengatakan pasukan Kyiv menyerang garis depan dari “berbagai arah”. Di media sosial Facebook, kelompok militer Ukraina “Kakhova” mengatakan telah melihat “mundurnya” pejuang separatis pro-Rusia dari posisi mereka di wilayah tersebut.

Konflik Rusia vs Ukraina sudah memasuki hari ke-187 sejak awal invasi. Pada hari ini, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengadakan pertemuan rahasia dengan sektor pertahanan dan keamanan Ukraina.

Pertemuan yang dihadiri kepala angkatan bersenjata, badan intelijen, kementerian pertahanan, kementerian dalam negeri, dinas keamanan Ukraina serta pasukan pertahanan lainnya. “Semua masalah yang kami anggap penting, tetapi rahasia, saya tidak bisa menjelaskan secara detail,” tegas Zelensky. Senin (29/8/2022)

Konflik antar negara bertetangga tersebut saat saat ini terus berlanjut dan belum tampak tanda-tanda akan segera berakhir.

Artikel SebelumnyaHeboh! Firdaus Oiwobo Sebut Orang yang Tak Percaya Dukun adalah Atheis dan Komunis
Artikel BerikutnyaMall Serang Kebakaran, Sumber Api Diduga Dari lantai 3