Usai Santap Hidangan Hajatan, Belasan Orang Masuk RSUD Sekarwangi Diduga Keracunan Makanan

KAB.SUKABUMI,banten.indeksnews.com-Kasus keracunan makanan kembali terjadi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kali ini diduga usia menyantap hidangan hajatan hitanan, sembilan orang warga Kampung/Desa Nagrak, terpaksa harus dirawat di RSUD Sekarwangi Cibadak, untuk mendapatkan perawatan medis.

Informasi yang dihimpun, kesembilan orang dibawa ke RSUD setelah mengalami pusing-pusing mual dan muntah. Usut punya usut, korban mengaku merasa mual dan muntah setelah usai memakan hidangan hajatan khitanan di Kampung Tipar RT 47/10 Desa Cibolang Kaler, Kecamatan cisaat, Kabupaten Sukabumi, Minggu (16/5/21).

Korban diduga keracunan hidangan hajatan sebelumnya diinformasikan sembilan (9) orang, namun hingga Selasa, (18/5/21) bertambah menjadi 17 orang. Atas kesigapan tim medis RSUD Sekarwangi, sebagian korban telah dipulangkan dan diwajibkan untuk rawat jalan. Sembilan lainnya, hingga kini masih harus mendapatkan perawatan di rumah sakit plat merah Pemkab Sukabumi (RSUD Sekarwangi Cibadak).

Humas Rumah Sakit Umum Daerah Sekarwangi Ramdansyah saat konferensi melalui telepon seluler, membenarkan adanya sejumlah pasien yang diduga keracunan yang diduga dari makanan hidangan hajatan prasmanan khitanan pada Minggu (06/5/21) kemarin. Saat ini sembilan orang masih mendapatkan perawatan rawat inap.

“Ya betul, kita masih menangani delapan pasien dewasa yang diduga keracunan makanan, pasien warga Kampung Cireundeu Nagrak, satu antaranya masih anak-anak. Sebelumnya ada belasan orang, tapi melihat kondisi pasien membaik sebagian sudah dipulangkan,” kata Ramdan, Selasa (18/5/21).

Ramdan mengungkapkan, pasien tersebut rata-rata mengaku mengalami gejala yang sama, yaitu lemas, pusing, mual dan muntah-muntah. Mereka mengaku setelah menyantap makanan hajatan di daerah Kecamatan Cisaat.

“Sebagian kondisi para pasien stabil dan ada yang langsung pulangkan. Delapan dan satu masih anak-anak warga Nagrak Cibadak masih dilakukan perawatan tapi kondisinya sudah stabil dan membaik,” tandas Ramdan.**

Iklan

Artikulli paraprakMaju di Musda XV 2021 Bakal Calon Ketua DPD KNPI Kab Sukabumi, Ini Alasan Bijak Yandra Utama Santosa
Artikulli tjetërPresiden Jokowi Ingatkan Kepala Daerah Halau Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Arus Mudik Lebaran, Ini Kata Bupati Sukabumi?