Video Call Pamer Organ Intim Selama 30 Menit, Anggota DPRD Kota Medan Ini Dipecat Gerindra

Video Call
Illustrasi
Politisi Partai Gerindra, Siti Suciati yang sempat heboh dengan kasus video call pamer organ intim hingga kini masih menjabat sebagai anggota DPRD Kota Medan.

Siti Suciati yang jadi pemeran dalam video call pamer organ intim selama 30 menit ini, menurut Wakil Ketua DPRD Medan, Rajuddin Sagala, proses PAW (pergantian antar waktu), terhadap Siti Suciati akan memakan waktu yang cukup lama.

Rajuddin Sagala bilang, bahwa Suci Suciati, Anggota DPRD Medan yang video call pamer organ intim itu bisa di PAW jika kasus hukumnya sudah selesai.

“Surat (pengajuan PAW) sudah ada masuk ke pimpinan (Ketua DPRD Medan), tapi itu tetap kami anggap tidak ada selama proses hukum masih berlangsung,” ujar Rajuddin Sagala, Kamis (29/9/2022).

Rajuddin juga mengatakan, bahwa untuk mem-PAW kan anggota DPRD Medan, harus melalui proses yang panjang. Pihaknya harus menerima surat dari Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.

“Kalau ada yang mau di PAW, suratnya harus resmi dikirim dan dievaluasi dari Gubernur. Setelah dinyatakan benar atau salah, barulah dikirim kembali suratnya kepada DPRD Medan,” katanya.

Namun, kata Rajuddin, DPRD Medan nantinya akan berkirim surat lagi ke Pemko Medan, untuk selanjutnya diteruskan pada Gubernur Sumut.

“Setelah semua sepakat, surat PAW diberikan lagi kepada kami, lalu di Banmus akan diputuskan,” terangnya.

Sejauh ini, lanjut Rajuddin, ia memang ada mendengar, bahwa Siti Suciati tersandung kasus dugaan asusila yaitu melakukan video call pamer organ intim. “Kami sudah dengar itu, tapi kami enggak bisa proses apapun sebelum perkara di pengadilan selesai,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan, Ihwan Ritonga membenarkan bahwa Partai Gerindra telah memecat Siti Suciati.

“Kalau pemecatan dari Partai Gerindra benar, itu dipecat karena dari tahapan kasus kemarin yang telah melanggar kode etik,” kata Ihwan Ritonga, Kamis (29/9/2022).

Dikatakan Ihwan, surat PAW terhadap Siti Suciati juga sudah dimasukkan ke DPRD Medan.

“Surat PAW sudah kita berikan ke Ketua DPRD Medan tapi belum bisa di proses,” katanya.

Setelah dipecat dan bakal di PAW-kan, Suci Suciati melawan. Ia menggugat keputusan partai.

“Yang bersangkutan mengajukan gugatan, sementara PAW bisa dilaksanakan setelah inkrah putusan,” jelasnya.

Artikel SebelumnyaSeorang ASN Digerebek Selingkuh dengan Stafnya di Hotel FM3 Kota Tangerang
Artikel BerikutnyaCatat! Operasi Zebra 2022 akan Digelar Selama 14 Hari