Tidak Sesuai Janji, Wanita 18 Tahun di Jakarta Pusat Ditemukan Tewas

Pelayanan Tidak Sesuai Janji, Wanita 18 Tahun di Jakarta Pusat Ditemukan Tewas
Foto Ilustrasi
Jakarta – Seorang wanita muda berinisial AF (18), ditemukan tewas di Hotel Laura yang terletak di Senen, Jakarta Pusat pada Senin, 25 Juli 2022 siang tadi, Korban yang sudah tidak bernyawa pertama kali ditemukan oleh pelayan Hotel Laura. Petugas hotel mengecek kamar hotel karena waktu sewa kamar tersebut sudah habis.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin menjelaskan, pihaknya menduga pelaku merupakan teman bermalam korban tersebut. Sebab, pihak kepolisian menduga kuat kalau korban dan terduga pelaku check in ke hotel tersebut hanya berdua.

“Pokoknya korban datang bersama seorang laki-laki, nah itu yang kita buru teman bermalamnya. Masih kita dalami (terduga pelaku berjumlah satu orang) yang jelas masuk check in itu berdua,” kata Komarudin, di Jakarta, Senin (25/7/2022) malam.

Komarudin menjelaskan korban ditemukan dalam kondisi berbusana. Tidak ada bekas luka yang ditemukan, namun wajah korban terlihat lebam.

Kata dia, peristiwa pembunuhan itu bermula saat HR memesan kamar hotel. Kemudian ia memesan AF untuk menemani melalui aplikasi MiChat.

Kemudian, AF yang merupakan pekerja seks komersial (PSK) online datang menemani HR. Setelah berkencan, HR mengaku tidak puas dengan layanan yang diberikan AF.

“Setelah melakukan, AF dianggap tidak memberikan pelayanan sesuai yang dijanjikan,” kata Komarudin.

Atas dasar itu pelaku kesal dan menghabisi nyawa korban. Korban dibunuh dengan cara dijerat legernya menggunakan tali yang ada pada kasur kamar tersebut.

Usai melenyapkan nyawa AF, HR mengambil semua harta benda miliknya. Termasuk kartu identitas, dengan harapan dapat melenyapkan jejak.

“Pelaku mengambil perhiasan yang ada ditubuh korban. Kemudian pelaku juga mengambil KTP korban,” ungkap Komarudin.

Dalam aksi kejinya itu, pelaku mencoba mengelabuhi petugas dengan cara melarikan diri ke Parung Bogor. Dalam pelariannya, pelaku sempat mematikan telepon selularnya.

Namun berkat informasi yang kuat, pelaku akhirnya dapat diketahui sedang menumpang kereta dari Stasiun Tanah Abang.

Sesampainya di Stasiun Palmerah, pelaku yang sudah membaur dengan masyarakat lain, berhasil dikenali dan diamankan petugas.

Dari tangan pelaku petugas mendapati beberapa barang bukti berupa perhiasan, dan barang berharga lainnnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 338 tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

 

Artikel SebelumnyaDiduga Korsleting, Gardu Listrik di Tangerang Terbakar
Artikel BerikutnyaKenali Ekpresi Kucing Ungkapkan Rasa Terimakasih